Advertise

Metode Pemeliharaan Pasca Konstruksi Pekerjaan jalan

Pekerjaan yang tercakup dalam Seksi ini harus meliputi pekerjaan layanan pemeliharaan jalan untuk menjamin agar pekerasan, bahu jalan, drainase, perlengkapan jalan, bangunan pelengkap jalan dan pengendalian tumbuh-tumbuhan selalu dipelihara setiap saat dalam kondisi pelayanan yang dapat diterima oleh Pejabat Pembuat Komitmen. 

Sejak ditetapkan tanggal mulai kerja, Penyedia Jasa harus melakukan pekerjaan pengembalian kondisi dan pekerjaan minor dan harus diselesaikan pada masa mobilisasi atau sebelum dilakukan pekerjaan utama. Penyedia Jasa juga harus melaksanakan pekerjaan layanan pemeliharaan jalan hingga tercapainya pemenuhan tingkat layanan jalan ditetapkan sampai berakhirnya periode kontrak.

Klasifikasi pekerjaan layanan pemeliharaan jalan

Pekerjaan yang diklasifikasikan sebagai layanan pemeliharaan jalan yaitu setiap pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia jasa untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan atau pemeliharaan pekerjaan yang meliputi perkerasan jalan, bahu jalan, drainase, perlengkapan jalan, bangunan pelengkap (jika ada) dan pengendalian tumbuh-tumbuhan guna memenuhi tingkat layanan pada lokasi jalan yang ditunjuk dalam kontrak. 

Perkerasan Jalan

Perkerasan Berpenutup Aspal

Pekerjaan layanan pemeliharaan jalan untuk perkerasan berpenutup aspal mencakup kegiatan yang terutama bertujuan untuk memelihara kerataan permukaan jalur lalu-lintas, seperti menutup celah/retak permukaan (sealing), penambalan lubang-lubang (patching), perataan setempat (spot leveling), perabaikan tepi perkerasan, pelaburan aspal, perbaikan permukaan yang bergelombang atau keriting (corrugations), pelepasan butir dan meratakan alur (rutting) yang dalam untuk mempertahankan lereng melintang jalan yang standard.
Pekerjaan layanan pemeliharaan perkerasan juga untuk memperbaiki kekuatan structural perkerasan jika dipandang perlu sebagai bagian dari pekerjaan perbaikan dalam layanan perkerasan jalan, untuk mencegah kerusakan yang lebih besar dan menjaga kinerja perkerasan jalan, sebagaimana yang ditetapkan dalam indikator kinerja jalan dalam specifikasi khusus.

Perkerasan Kaku (Rigid Pavement)

Layanan pemeliharaan untuk perkerasan beton semen (perkerasan kaku/rigid pavement), meliputi perabaikan celah pada expansi (expansion Joint Repairs), penurunan lantai (slab) pada sambungan, perbaikan retak dan lubang pada lantai (slab). Perbaikan kerusakan meliputi pengisian celah pada ekspansi termausk dengan rubberized asphalt, pengangkatan lantai beton yang turun untuk mengisi rongga dibawah lantai dengan semen pengisi menggunakan mud jacking machine. Sedangkan kerusakan lantai yang retak atau pecah harus ditambal/diisi dengan beton yang kualitasnya harus sama atau lebih tinggi dari kualitas beton yang ada.

Bahu Jalan
Pekerjaan ini bertujuan untuk memlihara atau perbaikan bahu jalan sehingga kemiringannya tetap sesuai dengan ketentuan yang dipersyaratkan, seperti pengisian lubang, pengeprasan, pembuangan tanaman liar atau rumput, semak-semak dan benda lainnya sehingga bahu jalandapat berfungsi dengan baik sebagaimana yang ditetapkan dalam indikator kinerja bahu jalan.

Pekerjaan ini mencakup pengisian pada lubang-lubang bahu dengan mutu material yang sama dengan bahu jalan yg ada (existing), pemotongan permukaan bahu jalan jika elevasi permukaan bahu jalan lebih tinggi dari permukaan jalan atau sebaliknya, pembentukan kemiringan/kerataan bahu, perbaikan amblas/penurunan, pembuangan semak-semak atau tanaman liar atau rumput-rumput dan atau penghalang lainnya yang mengganggu fungsi bahu jalan.

Drainase

Pekerjaan layanan pemeliharaan drainase bertujuan sepaya system drainase berfungsi dengan baik dan lancar. Pekerjaan layanan pemeliharaan drainase meliputi pekerjaan pemeliharaan dan atau perbaikan struktur drainase dengan pelapisan (pasangan batu, beton bertulang dll) pada saluran samping, saluran, melintang, saluran pembuang dan saluran pengumpul. Pekerjaan ini juga meliputi normalisasi drainase termasuk pemotongan semak/rumput pada sisi saluran, pembuangan lanau, daun, kotoran,  tanah sedimen atau endapan, semak dan bahan-bahan lainnya hingga luasan penampang basah saluran tidak berkurang dan perbaikan lereng timbunan/galian.Setiap system drainase harus dipelihara dengan baik dan diperbaiki jika terjadi kerusakan hingga dapat berfungsi dengan normal dan baik.

Perlengkapan Jalan

Pekerjaan ini mencakup kegiatan seperti perbersihan dan perbaikan rambu jalan, patok pengaman, patok kilometer yang rusak, perbaikan rel pengaman, pengecatan kembali huruf yg tidak terbaca pada ramu jalan, pengecatan marka jalan yg sudah tidak terlihat dengan jelas dan perbaikan pemisah horizontal pada median atau trotoar.

Bangunan Pelengkap Jalan
Pekerjaan ini mencakup kegiatan pemeliharaan tembok penahan tanah, trotoar, pulau jalan, fasilitas penyeberangan pejalan kaki, lereng timbunan/galian dan jembatan (jika ada). Perbaikan bangunan struktur dan penggantian beton, komponen baja atau kayu yang rusak pada struktur jembatan, pengecatan kembali baja struktur atau baja lainnya atau struktur kayu, penggantian pada lantai struktur.

Pengendalian Tumbuh-tumbuhan

Pekerjaan ini meliputi pengendalian tumbuh-tumbuhan atau tanaman liar atau penebangan pohon yang menghalangi jarak pandang atau jika membahayakan keselamatan lalu lintas termasuk pembuangan akar-akarnya.


Prosedur Penanganan Pemeliharaan

Pemeliharaan Perkerasan Jalan

Perkerasan Berpenutup aspal
Pemeliharaan pada perkerasan berpenutup aspal harus mencakup Laburan Aspal (BURAS) pada permukaan retak, pengisian dan penambalan lubang-lubang (pembongkaran dan pengembalian kondisi) serta perbaikan pelepasan butir dan amblas. Semua ruas perkerasan yang secara structural dianggap tidak utuh (unsound), harus dibongkar dan diperbaiki.

Bahan
Perbaikan Lubang dan Penambalan Kecil
Bahan yang digunakan untuk penambalan lubang harus sama atau lebih tinggi mutunya dari bahan yang ada disekelilingnya,  kecuali diperintahkan lain oleh PPK. Contoh perkerasan dengan lapis pondasi agregat kelas A, AC-BC dan AC-WC, maka lapis pondasi kelas A harus diperbaiki dengan lapis pondasi kelas A, lapis pondasi beraspal dengan AC-BC dan lapis permukaan diperbaiki dengan AC-WC. Untuk perkerasan beton, mutu beton yang digunakan harus sama atau lebih tinggi dari mutu beton yang ada dilokasi pekerjaan.

Pelaksanaan
Semua lubang harus ditambal, semua perkerasan structural yang tidak utuh (unsound) harus digali dan diisi kembali, tepi dan dasar lubang harus digali sampai bahan yang utuh (sound).
Bersihkan permukaan dan bebaskan dari genangan air sebelum penambalan dimulai.
Setiap lapisan harus diisi dan dipadatkan dalam satu operasi, dimulai dari lapisan yang paling bawah. Pengisian dan pemadatan sesuai dengan specifikasi dan terkait dengan bahan yang digunakan. Lapis perekat harus digunakan sesuai takaran dan disemprotkan sampai merata untuk melapisi semua permukaan yang akan diisi oleh campuran aspal.
Setelah penambalan selesai, lakukan pemadatan dengan mesin gilas (tandem roller) atau pelat bergetar (stamper).

Perkerasan Tanpa Penutup Aspal

Pemotongan dengan Motor Grader
Untuk perkerasan tanpa penutup aspal yang berlubang banyak dan keriting (corrugation), permukaan jalan itu harus dipangkas sedikit dengan motor grader secara rutin, terutama pada musim kemarau, agar dapat mengendalikan ketidakrataan dan keriting (corrugation). Pada saat pemangkasan ringan dengan motor grader pada musim kemarau, bahan-bahan yang lepas harus didorong kearah tepi jalan. Pada musim hujan, bahan-bahan harus didorong kearah sumbu jalan.

Perhatian selama Operasi Perataan Kembali
Larangan bagi Motor Grader melintasi lewat sumbu jalan dengan posisi pisau diturunkan, karena hal ini akan mengakibatkan punggung jalan menjadi hilang.

Pemeliharaan Bahu Jalan
Layanan pemeliharaan bahu jalan akan dilaksanakan bilamana bahu jalan lama dianggap rusak dan Penyedia Jasa harus melakukan perbaikan untuk pemenuhan tingkat layanan bahu jalan jika terdapat salah satu dari kondisi berikut ini :
  1. Bahu jalanmemerlukan perataan kembali untuk menghilangkan lubang-lubang kecil atau memerlukan pembentukan kembali untk meningkatkan kerataan atau drainase.
  2. Bahu jalan memerlukan pemadatan tambahan agar dapat member pelayanan yang lebih baik
  3. Bahu jalan tertutup rumput yang tinggi, semak-semak sehingga akan mengurangi keamanan jalan atau jarak pandang
  4. Bahu jalan dengan bahan-bahan yang lepas, benda-benda yang tidak dikehendaki atau bahan-bahan lainnya yang tidak berkaitan dengan fungsi jalan.
  5. Bahu jalan yang tidak memerlukan penggalian atau pembongkaran bahan tepi memerlukan perataan kembali untuk menyediakan drainase air yang lancar dari perkerasan berpenutup aspal ke zone selokan.
  6. Perbedaan elevasi bahu jalan tidak boleh lebih besar 5 cm dari elevasi permukaan perkerasan disampingnya, perbedaan elevasi harus diperbaiki dengan penambahan material maupun pemotongan material.
  7. Mutu bahan dan standar penyiapan, pemasangan dan pemadatan setiap bahan yang digunakan dalam layanan pemeliharaan bahu jalan lama disesuaikan dengan specifikasi.


Pemeliharaan Drainase, Saluran Air, Lereng Galian/Timbunan
  1. Pemeliharaan selokan dan saluran air sementara maupun permanen harus dijadwalkan sedemikian rupa sehingga aliran air yang lancar dapat dijaga
  2. Selokan dan saluran air lama maupun baru harus dijaga agar bebas dari semua bahan yang lepas, sampah, endapan dan pertumbuhan tanaman yang tidak dikehendaki yang mungkin akan menghalangi aliran air permukaan termasuk kerusakan struktur drainase.
  3. Selama periode hujan lebat, harus disiapkan regu pemeliharaan yang akan berpatroli dilapangan dan mencatat setiap system drainase yg kurang berfungsi akibat dari penyumbatan atau karena hal lain. 
  4. Pekerjaan layanan pemeliharaan untuk lereng timbunan dan lereng galian mencakup pemotongan rumput, semak-semak dan pohon-pohon kecil untuk memperbaiki penampilan didalam atau disamping jalan yg dibangun atau memperbaiki jarak pandang atau tikungan. Termasuk juga memperbaiki lereng yang tidak stabil, pengembalian kondisi atau perbaikan drainase yang bersangkutan dengan tanaman.


Pemeliharaan Perlengkapan Jalan
Pemeliharaan Perlengkapan Jalan ini mencakup diantaranya :
  1. Pengecatan kembali setiap rambu jalan yang catnya telah rusak dan kata-kata pada rambu yg sudah tidak jelas terbaca
  2. Perbaikan setiap rambu jalan, marka jalan, rel pengaman, patok pengarah, patok kilometer atau perlengkapan jalan lainnya yang rusak atau bengkok.
  3. Bahan cat untuk perlengkapan rambu jalan harus menggunakan cat mutu baik.
  4. Pemisah horizontal pada median atau trotoar harus kokoh, berfungsi dengan baik dan permukaannya dapat terlihat dengan jelas. Ketinggian kerb pada median atau trotoar tidak kurang dari 25 cm diatas permukaan jalan atau bahu disisinya.


Pemeliharaan Bangunan Pelengkap
Pekerjaan layanan ini mencakup sbb :
  1. Perbaikan bangunan pelengkap seperti tembok penahan tanah, pagar  jembatan, expansion joint, pengencangan baut jembatan  dan pemeriksaan rutin jembatan tanpa memandang ukuran atau jenis jembatan.
  2. Perbaikan kerusakan  struktur tembok penahan tanah baik yang lama maupun yang baru termasuk jika terjadi keretakan pada dinding maupun patahan pada bangunan struktur. Termasuk juga gap expansion joint harus sesuai dengan ketentuan berdasarkan typenya dan pagar jembatan harus tetap kokoh tidak karatan dan bersih


NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner