Advertise

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Pemeliharaan Kinerja Jembatan

Pekerjaan Pemeliharaan jembatan ini dilaksanakan untuk menjamin agar penurunan kondisi jembatan dapat dikembalikan pada kondisi kemantapan berdasarkan kinerja yang disyaratkan.

Pelaksanaan Pekerjaan pemeliharaan jembatan harus segera dimulai setelah diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK), guna mencegah kerusakan lebih lanjut pada jembatan.

Pada perinsipnya kegiatan ini untuk menjamin agar jembatan dapat digunakan dan berfungsi dengan baik dan selalu dalam kondisi pelayanan yang mantap serta memenuhi indikator Kinerja Jembatan sebagaimana disyaratkan dalam spesifikasi.
Proses Pengecatan Jembatan

Berikut klasifikasi Pekerjaan Pemeliharaan Kinerja Jembatan :

Pemeliharaan Rutin Jembatan termasuk
  1. Pembersihan Jembatan
  2. Perbaikan pasangan Batu
  3. Perbaikan/pembuatan jalan akses pemeriksaan dan pemeliharaan
  4. perbaika sandaran
  5. perbaikan kerb pada trotoar atau median
Pemeliharaan Berkala :
  1. Pengecatan
  2. Perbaikan/Penggantian Sambungan Siar Muai
  3. Perbaikan/Penggantian Landasan karet Elastomer
Perbaikan dan Rehabilitasi
  1. Cakupan pekerjaan perbaikan dan rehabilitasi yang termasuk dalam pemeliharaan kinerja jembatan 
  2. Perbaikan retak/Kerusakan Beton
  3. Penggantian/Pengencangan Baut
  4. Perbaikan pipa cucuran, pipa penyalur dan drainase
  5. perbaikan fender
  6. perbaikan sandaran
Berikut tahapan pelaksanaan Pekerjaan Pemeliharaan Kinerja Jembatan :

Persiapan
  1. Cek ulang Permintaan (Request) Pekerjaan & data pendukungnya.
  2. Menyerahkan Gambar detail penampang melintang (Shop Drawing) kepada Direksi Pekerjaan.
  3. Cek dan amati ulang kesiapan alat, pastikan tidak ada perubahan dari kesiapan yang telah dilakukan.
  4. Cek ulang kesiapan tenaga kerja, jumlah dan kualifikasinya pastikan tidak ada perubahan dari kesiapan yang telah dilakukan.
  5. Pastikan ada penanggung jawab dari penyedia jasa untuk mengatasi kondisi khusus.
  6. Pastikan ada pengendalian Keselamatan dan Kecelakaan Kerja (K3).
  7. Pastikan ada kesiapan pengendalian lalu-lintas.
  8. Sebelum dimulai pekerjaan Bahan telah mendapat persetujuan dari direksi.
Pelaksanaan :
  1. Pekerjaan ini meliputi pembersihan struktur jembatan  baik pada bangunan atas maupun bangunan bawah, pembersihan daerah aliran sungai, pembersihan kotoran dan sampah di sekitar jembatan  termasuk Pemeliharaan Kinerja  Jembatan yang diuraikan dalam  Seksi 10.2.
  2. Pembersihan jembatan meliputi pekerjaan pembersihan pada seluruh struktur jembatan termasuk sampah, kotoran yang ada pada dan sekitar bangunan atas jembatan termasuk sumbatan pada pipa cucuran dan lantai jembatan, sambungan siar muai, landasan, bangunan bawah, daerah jalan pendekat serta daerah aliran sungai, 100 meter arah hulu/hilir jembatan.
  3. Pelaksanaan pembersihan struktur jembatan harus menggunakan water jet  di mana semua elemen utama/elemen jembatan baik bagian atas maupun bagian bawah bangunan atas, landasan, bangunan bawah dan fondasi serta perlengkapannya harus dibersihkan dan tidak terdapat sampah, kotoran, atau benda-benda yang mengganggu fungsi elemen - elemen jembatan secara menyeluruh dan kenyamanan lalu lintas.
  4. Daerah aliran sungai harus bersih dari endapan, puing-puing bekas struktur jembatan lama, tumbuhan liar yang menghalangi/mengganggu aliran sungai, sepanjang 100 meter ke arah hulu dan 100 meter ke arah hilir, selebar daerah penampang basah sungai, termasuk tebing dan bantaran sungai sesuai dengan kondisi di lapangan

Peralatan yang digunakan
  • Compressor
  • Pompa Air
  • Alat Tebas
  • Alat bantu lainya
Tenaga kerja yang dibutuhkan
  • Pekerja 
  • Mandor 
  • Petugas K3 & Petugas Keselamatan lalulntas

Kapasitas Produksi :
Produksi yang menentukan tenaga manusia : 1000 m2/Hari

Rencana Keselamatan :
Perlengkapan K3 :
  • Memasang rambu peringatan
  • Menggunakan sarung tangan
  • Menggunakan Baju rompi
  • Menggunakan Helm, tali pengaman.
  • Menggunakan Sepatu Safety

Tindakan Keselamatan
  • Kontrol keamanan selama pelaksanaan pekerjaan
  • Menempatkan petugas bendera untuk mengatur lalulintas
  • Menggunakan tenaga kerja yang memiliki kompetensi di bidangnya.
  • Keselamatan personil, menggunakan helm, sepatu,rompi,sarung tangan dan lainnya
Pengendalian Mutu
  • Pengendalian mutu terhadap pekerjaan bahwa hasil pekerjaan diperiksa dan memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam spesifikasi 


NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner