ads

Informasi Penting

Untuk membantu pengembangan website ini, Beberapa file yang ada di www.kerkuse.id berbayar seperti, AHSP 2022, Analisa SDA, Analisa Bangunan Gedung, dll, untuk harga silakan konfirmasi di email: @gmail.com atau hubungi saya melaui Whatsapp 000000000 Mmohon maaf atas keitidak nyamanan ini. Sedangkan file gratis akan saya bagikan setelah perbaikan link yang mengalami perubahan, paling lama satu bulan sejak ini disampaikan. Trims

Cara Membuat Form Backup Atau Data Pendukung Kuantitas Kontraktor Yang Benar

Bagi para kontraktor pasti sudah mengetahui bahwa Backup data atau data pendukung kuantitas dan kualitas merupakan syarat penting ketika ingin mengajukan MC. 


Setelah pekerjaan terpasang dan memenuhi persyaratan baik secara kualitas maupun persyaratan lainnya, maka pengukuran kuantitas untuk pembayaran harus dilakukan bersama-sama sehingga hasil pekerjaan dapat diterima dan disetujui oleh konsultan sesuai dengan kuantitas dalam kontrak.

Berikut Form Data Pendukung Kuantitas Kontraktor Yang Benar :


Form Backup Data Pendukung kuantitas yang baik dan benar meliputi :
  • Kolom Rencana
  • Kolom Realisai dan,
  • Kolom Ditagihkan/Dibayar

Kolom Rencana terdiri dari :
  1. Kolom Nomor
  2. Kolom Stasiun/Sta
  3. Kolom Posisi
  4. Kolom Panjang
  5. Kolom Lebar
  6. Kolom Tebal
  7. Kolom Volume
Pada kolom rencana ini data data yang akan diinput didapat dari :
  1. Data Gambar kerja 
  2. Data Kajian Teknis Lapangan/Rekayasa Engineering Lapangan

Kolom Realisasi teridiri dari :

     8. Kolom Stasiun/Sta
     9. Kolom Posisi
   10. Kolom Panjang
   13. Kolom Lebar
   12. Kolom Tebal
   13. Kolom Volume

Pada kolom Realisasi ini data-data yang diinput merupakan data yang didapat dari lapangan :
  1. Opname bersama lapangan
  2. Data Ketebelan (dilakukan dengan uji sempel pada posisi kiri, kanan, tengah, atau kiri tengah kanan, pada jarak variatif sesuai dengan petunjuk direksi)


Kolom Ditagihkan terdiri dari :

    14. Kolom Tebal
    15. Kolom Volume


Pada kolom ini kita harus mengacu kepada tebal rata-rata Lapisan Pondasi Agregat Kelas B yang diijinkan pada spesifikasi teknisyaitu :

  • Pada permukaan semua lapis pondasi agregat tidak boleh terdapat ketidak-rataan yang dapat menampung air dan semua punggung (camber) permukaan itu harus sesuai dengan yang ditunjukkan dalam Gambar.
  • Tebal total minimum lapis pondasi agregat kelas A dan kelas B tidak boleh kurang 1 cm dari tebal yang disyaratkan.


Subscribe to receive free email updates: