November 24, 2017

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Pentrasi Macadam (Lapisan Penetrasi Macadam)

Lapisan permukaan Penetrasi Macadam atau Lapen
Lapen biasanya ditempatkan pada lapis antara, atau diatas permukaan pondasi telford atau sebagai perata pada jalan bergelombang.
Digunakan sebagai lapis Antara setebal 5 cm. 
Asumsi :
  • Pekerjaan dilakukan secara manual, untuk pengembalian kondisi
  • Lokasi pekerjaan, menyebar disepanjang jalan
  • Kondisi jalan, sedang-baik
  • Jam kerja efektif perhari 7 jam
  • Tebal Padat Rencana 0.05 M 
  • Factor susut bahan :
  • Agregat         Fh1 = 1.20
  • Aspal Fh2 = 1.05

Berat Isi Bahan
  • Agregat Pokok         D1 = 1.45 Kg/M3
  • Agregat pengunci dan penutup D2 = 1.55 Kg/M3

Metode Pelaksanaan :
  • Permukaan yang akan dilapis disiapkan dan diberi lapis perekat
  • Agregat pokok dihampar dan dipadatkan dengan menggunakan Three Whell Roller, kemudian disiram aspal
  • Agregat pengunci dihampar merata dan mengunci seluruh permukaan dan dipadatkan, setelah kerapatan dan kepadatan memenuhi ketentuan aspal disiramkan merata ke seluruh permukaan
  • Setelah aspal cukup meresap kedalam lapisan, kemudian dihampar pasir penutup untuk menghindari aspal tidak melekat pada kendaraan.

Pemakian Bahan, Alat dan tenaga
Bahan Dalam 1 m3
  • Batu pecah ukuran 3-5 B1 = 1.0345 M3
  • Batu pecah ukuran 2-3 B2 = 0.2839 M3
  • Batu pecah ukuran 1-2 B3 = 0.1290 M3
  • Aspal         B4 = 105.00 Kg

Pick Up
Digunakan untuk mengangkut aspal dari base camp ke lokasi pekerjaan, Kapasitas Bak 1.0345 M3
  • Koefesien Alat        Fa = 0.72  Baik Sekali-Sedang
  • Kecepatan Isi V1 = 30 Km/jam
  • Kecepatan Kosong V2 = 40 Km/Jam
  • Sikulus Waktu :
  • Waktu isi dan bongkar T1 = 16 menit
  • Waktu tempuh isi T2 = 6 Menit
  • Waktu tempuh kosong T3 = 4.50 Menit
  • Lain-lain         T4 = 1 menit
  • Kapasitas Produksi / JamQ1 = 8.98 M3
  • Koefesien alat = 0.1114 jam

Three Whell Roller 
  • Kecepatan rata-rata alat V = 2 Km/Jam
  • Lebar efektif b = 1.60 M
  • Jumlah Lintasan n = 8 lintasan
  • Faktor efisiensi alat Fa = 0.68 Baik sekali-Buruk
  • Kapasitas produksi Q2 = 14.40 M3
  • Koefesien alat = 0.0694 Jam

Alat bantu :
  • Kayu Bakar
  • Gerobak
  • Ember Penampung
  • Pungki
  • Alat penyemprot

Tenaga :
Produksi menentukan
Kapasitas produksi 90 M’/hari = 10.13 M3
Kebutuhan tenaga :
  • Pekerja = 16 Orang
  • Tukang = 2.0 Orang
  • Mandor = 1.0 Orang

Koefesien Tenaga / M2 :
  • Pekerja = 11.0560 Jam
  • Tukang =   1.3820 Jam
  • Mandor =   0.0691 Jam

Tahapan Pelaksanaan :
  • Penghamparan dan Pemadatan Agregat Pokok.
  • Jumlah agregat yang ditebar di atas permukan yang telah disiapkan harus sebagaimana yang disyaratkan. Kerataan permukaan dapat diperoleh dengan keterampilan penebaran dan menggunakan perkakas tangan seperti penggaru.
  • Pemadatan harus dilaksanakan seperti yang disyaratakan untuk metode mekanis.
  • Penyemprotan Aspal 
  • Penyemprotan aspal dapat dikerjakan dengan menggunakan penyem-prot tangan (hand sprayer) dengan temperatur aspal yang disyaratkan. Takaran penggunaan aspal harus serata mungkin dan pada takaran penyemprotan yang disetujui. 
  • Penebaran dan Pemadatan Agregat Pengunci
  • Penebaran dan pemadatan agregat pengunci harus dilaksanakan dengan cara yang sama untuk agregat pokok. Takaran penebaran harus sede-mikian hingga, setelah pemadatan, rongga-rongga permukaan dalam agregat pokok terisi dan agregat pokok masih nampak. Pemadatan harus sebagaimana yang disyaratkan untuk metode mekanis.Perhitungan volume dan pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan tersebut diatas, diperhitungkan dalam satuan M3.


Contact Form

Name

Email *

Message *